Showing posts with label how to. Show all posts
Showing posts with label how to. Show all posts

Thursday, July 23, 2015

Aliases memungkinkan anda untuk membuat sendiri command di terminal anda atau dengan kata lain mengganti command yang sudah ada dengan command buatan anda sendiri.
Aliases akan mempermudah anda untuk mengingat atau menggunakan sebuah command di terminal yang sering anda gunakan, juga dapat mempersingkat waktu karena tidak jarang command-command di terminal panjang dan agak sulit untuk diketik, dengan aliases anda dapat merubahnya menjadi lebih pendek dan mudah untuk anda, berikut cara menggunakan aliases.

pertama di home direktori anda (~/) buat file baru bernama ".bash_aliases" (tanpa tanda petik dua)
kurang lebih seperti gambar dibawah ini


perlu diingat awalan nama file adalah titik (.) sehingga perlu unhidden file terlebih dahulu (CTRL+H) agar file dapat terlihat.
setelah itu buka file yang baru anda buat dengan text editor apapun favorit anda, dan anda bisa mulai untuk membuat aliases.
syntax untuk membuat alias adalah sebagai berikut

alias nama_alias='command_terminal'
alias adalah keyword yang harus ada untuk membuat aliases.
nama_alias adalah nama alias yang akan anda gunakan, anda bisa merubahnya dengan apapun sesuka anda, hal yang perlu diingat adalah dalam penamaan alias, anda tidak bisa menggunakan kata yang dipisah menggunakan sepasi gunakanlah satu kata atau gunakan penghungung (-) atau ( _ ) jika anda ingin memisah kata.  
command_terminal adalah command terminal yang akan anda rubah/panggil menjadi nama_alias, command_terminal harus ada diantara tanda petik tunggal (').
Hal lain yang perlu diingat adalah jangan pisah tanda sama dengan (=) dengan sepasi atau apapun tanda (=) harus menjadi satu dengan nama_alias dan command_terminal, jika tidak anda akan mendapat error semacam ini di terminal anda


misal saya ingin membuat aliases untuk command mematikan komputer melalui terminal, command untuk mematikan komputer dari terminal adalah

sudo shutdown -h now
command diatas akan saya buat aliasnya dengan nama custom_shutdown, sehingga saya akan mengetikkan seperti ini di file .bash_aliases saya

alias custom_shutdown='sudo shutdown -h now'
seperti gambar dibawah


kemudian save file tersebut.
Dan sekarang untuk mematikan komputer melalui terminal, saya hanya tinggal mengetikkan custom_shutdown dari pada command aslinya di terminal.


sekian penggunaan aliases untuk membuat custom command sendiri di terminal anda.

Silahkan komen jika ada pertanyaan atau tanggapan tentang post ini.

Menggunakan Aliases Untuk Membuat Custom Command di Terminal

Friday, May 15, 2015

Ubuntu secara default tidak bisa meng-extract maupun compress file berekstensi .rar padahal ekstensi .rar banyak digunakan untuk compressi file selain .zip.


untuk dapat meng-compress dan extract file .rar diubuntu cukup mudah anda hanya perlu menginstall "rar" dan "unrar", tapi sebelumnya pastikan bahwa "multiverse repositories" sudah diaktifkan (enabled), anda bisa mengaktifkannya lewat dash dengan keyword "Software & Updates" atau juga dengan command berikut : 

sudo software-properties-gtk
kemudian akan tampil seperti dibawah, pastikan check box multiverse repositories sudah tercek


sekarang mulai proses install.

untuk meng-compress file/folder menjadi file .rar anda perlu menginstall "rar" dengan cara memasukkan command berikut ke terminal 

sudo apt-get update && sudo apt-get install rar
bila tidak terjadi error, anda sudah bisa meng-compress file/folder menjadi file .rar.

untuk meng-extract file berekstensi .rar anda perlu menginstall "unrar" dengan cara memasukkan command berikut ke terminal

sudo apt-get install unrar
jika tidak terjadi error, maka sekarang anda sudah bisa meng-extract file .rar.

bila ada pertanyaan atau tanggapan silahkan comment dibawah.

Compress dan Extract file .rar di ubuntu

Apabila anda menggunakan aplikasi plank atau docky pernahkah anda mengalami hal seperti ini?


saat menjalankan google chrome di icon chrome yang sudah terpasang di plank/docky (keep in dock) malah muncul icon chrome baru yang resolusinya lebih bruruk dari pada icon chrome yang sudah terpasang sebelumnya.
Mungkin cara yang akan saya tunjukkan akan berhasil untuk anda, *catatan : saya sudah menggunakannya di ubuntu dan derivate-nya (eg. elementary os).

pertama jalankan command berikut di terminal

sudo gedit /usr/share/applications/google-chrome.desktop
"gedit" adalah aplikasi text-editor yang saya gunakan, anda bisa menggantinya jika anda menggunakan aplikasi text-editor yang lain.
setelah aplikasi text-editor terbuka, anda akan menemukan tiga grup di file ini yang tiap judul grup berwarna merah, diantaranya [Desktop Entry], [NewWindow Shortcut Group], dan [NewIncognito Shortcut Group], seperti yang ada digambar berikut





setelah anda menemukan ketiganya,
masukkan baris dibawah ke tiap grup yang ada, 

StartupWMClass=Google-chrome-stable
contoh seperti gambar berikut

masukkan di grup pertama,


dan lakukan hal yang sama untuk kedua grup yang lain.

save file [CTRL+S] tutup terminal, 
dan seharusnya icon chrome yang "blur" sudah hilang.



jika ternyata setelah anda log out atau restart, icon yang "blur" kembali muncul, cara dibawah berhasil untuk saya.

pertama cari ketiga line berikut (yang anda tambahkan tadi)

StartupWMClass=Google-chrome-stable
hapus "-stable" di ketiga line tersebut, seperti contoh dibawah

menghapus "-stable" di grup yang pertama, 


lakukan hal yang sama untuk kedua grup yang lain.

setelah itu cari dengan [CTRL+F] keyword "exec" akan ada 3 line yang ditemukan, karena tiap grup memiliki 1 line tersebut. contoh pada satu grup



setelah anda menemukan ketiganya, 
hapus "-stable" diketiga line tersebut, contoh menghapus "-stable" di satu grup,


lakukan hal yang sama untuk kedua grup yang lain.
dan seharusnya dengan cara ini icon yang "blur" tidak akan muncul kembali.

tapi yang terjadi pada saya adalah setiap saya melakukan update aplikasi google chrome, masalah tersebut kembali muncul, dan saya harus melakukan cara2 diatas lagi untuk mengatasinya.

semoga cari ini berhasil untuk anda,
jika ada pertanyaan atau tanggapan silahkan comment dibawah.

Memperbaiki Munculnya Icon Chrome Ganda di Plank atau Docky (Ubuntu)

Tuesday, May 12, 2015

Aplikasi System Monitor bawaan ubuntu bisa melihat penggunaan CPU, Memory dan Swap, dan penggunaan internet secara keseluruhan, untuk lebih spesifik kita dapat melihat penggunaan cpu, dan memory untuk tiap-tiap aplikasi, tapi tidak ada menu untuk melihat pemakaian internet untuk masing-masing aplikasi (bandwidth yang dipakai per aplikasi). 
Padahal menurut saya cukup penting kita dapat melihat bandwith yang dipakai untuk tiap-tiap aplikasi, misalnya kita membutuhkan internet yang cepat untuk mengakses suatu laman atau untuk mengerjakan sesuatu, tapi ternyata ada aplikasi lain yang sedang mengakses internet dan kita tidak tahu aplikasi apa itu, sehingga pekerjaan kita sedikit terganggu karena internet yang lambat, cukup membuat frustasi bukan?
Jika kita bisa mengetahui aplikasi mana yang sedang menggunakan internet, kita bisa mematikan aplikasi itu dahulu kemudian memfokuskan agar internet bisa digunakan secara maksimal untuk pekerjaan utama yang sedang kita lakukan.
Di ubuntu (dan derivate-nya) kita bisa menggunakan NetHogs untuk mengatasi masalah ini. Nethogs berjalan diterminal jadi jangan mengharap ada gui (tampilan) yang menarik seperti di System Monitor, tapi sangat cukup untuk mengatasi malasah diatas, dan perlu diingat NetHogs berjalan secara "RealTime".



Pertama anda perlu menginstallnya NetHogs terlebih dahulu dengan menggunakan command :

sudo apt-get install nethogs
setelah berhasil terinstall anda bisa menjalankan aplikasi ini dengan perintah :

sudo nethogs wlan0
pada perintah terakhir diatas saya menggunakan "wlan0" ini bisa berbeda, bisa "eth0", "eth1", "wlan0", atau "wlan1", bisa anda cek dengan menggunakan perintah :

ifconfig
akan muncul seperti dibawah ini


gunakan yang saya lingkari kuning.

setelah anda menjalankan NetHogs dengan benar akan muncul seperti dibawah ini


akan muncul informasi PID dari aplikasi, informasi User, program, koneksi, dan kecepatan dowload, upload yang dipakai per aplikasi. 
setelah anda mengetahu PID dari aplikasi yang menggunakan internet, jika anda tidak mengetahui pasti atau untuk memastikan aplikasi apa itu, buka System Monitor pada tab processes anda bisa melihat aplikasi berdasarkan PID, 
misal dari contoh diatas saya ingin mengetahu aplikasi dengan PID 2533 dan 2425.

untuk PID 2533, lihat pada System Monitor pada tab Processes bagian ID, cari 2533


ternyata aplikasi dengan PID 2533 adalah chrome

untuk PID 2425

ternyata aplikasi dengan PID 2425 adalah dropbox.

dari sini anda bisa mematikan aplikasi tersebut dengan klik End Process yang ada di pojok kanan bawah System Monitor, atau dengan command :

kill PID
ganti "PID" dengan PID/ID dari aplikasi yang ingin anda matikan.

untuk dapat melihat semua fitur dan perintah di NetHogs gunakan command :

sudo nethogs -h
akan muncul seperti dibawah


misal untuk mengubah waktu refreshnya menjadi 5 detik sekali (secara default 1 detik sekali), gunakan command :

sudo nethogs -d5 wlan0
sekali lagi "wlan0" bisa berbeda-beda.

Sekian tentang NetHogs, jika ada tanggapan atau pertanyaan silahkan komen dibawah.


NETHOGS Mengetahui Aplikasi yang Sedang Menggunakan Koneksi Internet di Ubuntu

Thursday, January 22, 2015

Sebelumnya saya pernah share tentang mengatasi masalah level brightness pada ubuntu yang kembali ke posisi paling maksimum atau ke posisi paling minimum ketika baru dinyalakan disini mengatasi masalah brightness, tapi cara tersebut sepertinya tidak berlaku untuk beberapa komputer atau laptop.



Maka dari itu saya akan share bagaimana cara mengatasi masalah pengaturan brightness ubuntu dengan cara yang lain. 

pertama, masukan command dibawah ke terminal anda
grep acpi_video /var/log/Xorg.0.log
hasil kurang lebih akan terlihat seperti ini



perhatikan angka setelah tulisan merah (acpi_video) angka ini bisa bernilai 0 atau 1, disini tampil angka 0, angka ini berguna untuk proses selanjutnya.

kedua, atur level brightness sesuai dengan yang anda inginkan dengan cara seperti biasanya anda mengatur lever brightness anda.

ketiga, masukkan command dibawah ini keterminal anda
cat /sys/class/backlight/acpi_videoX/brightness
dimana X pada acpi_videoX adalah angka yang ada setelah acpi_video pada langkah pertama.
hasilnya kurang lebih akan terlihat seperti gambar dibawah


saya mendapatkan hasil 2, command diatas akan menampilkan angka dari level brightness yang anda gunakan sekarang, jadi perhatikan angka ini karena pada perlukan diproses selanjutnya.

keempat, masukkan command dibawah, catatan, saya menggunakan gedit sebagai aplikasi default text editor saya
gksu gedit /etc/init/fixbrightness.conf
setelah aplikasi text editor anda terbuka,
masukkan baris-baris dibawah
description "Sets brightness after graphics device is loaded"

start on graphics-device-added
task
exec /bin/echo LEVEL_BRIGHTNESS > /sys/class/backlight/acpi_videoX/brightness
Dimana LEVEL_BRIGHTNESS adalah angka yang dihasilkan pada langkah ketiga, jadi ganti tulisan LEVEL_BRIGHTNESS dengan angka yang dihasilkan saat anda menjalankan langkah ketiga, 
dan juga ganti X pada acpi_videoX dengan angka yang ada setelah acpi_video pada langkah pertama.
kurang lebih seperti gambar dibawah


setelah itu save, keluar dari terminal, dan reboot ubuntu anda.
cara ini saya gunakan di Ubuntu 14.04 64bit.
semoga berhasil

Mengatasi Masalah Level Brightness yang Kembali ke Posisi Paling Maksimum atau Minimum Setelah Reboot atau Logout di Ubuntu

Thursday, January 1, 2015

yEd Graph Editor adalah aplikasi pembuatan diagram, pembuatan alur algoritma, atau flowchart dan semacamnya



yEd Graph Editor tersedia untuk Linux, MacOS, dan Windows dan tentunya FREE.
Aplikasi ini memiliki fitur andalan yaitu (sumber : laman resmi yEd Graph Editor) :
1. import data dari Excel (.xls atau XML)
2. pembuatan diagram yang intuitif, fitur ini mempermudah pengguna untuk membuat sebuah diagram, sehingga pembuatan diagram dapat terlihat rapih
3. penyusunan elemen diagram secara otomatis
4. export diagram ke format gambar yang umum sepeti PNG, JPG, SVG, PDF, SWF.
untuk mengetahui penjelasan yang lebih mendalam mengenai fitur-fitur diatas, silahkan buka laman ini application feature.

yEd Graph Editor support pembuatan beberapa tipe diagram diantaranya BPMN diagram, Flowcharts, Family trees, Semantic networks, Social Networks, UML class diagram.
Dibawah adalah contoh flowchart sederhana yang saya buat sendiri dengan menggunakan aplikasi yEd Graph Editor yang berjalan di Ubuntu 14.04 (64 bit).



untuk contoh lainnya bisa anda buka laman ini product gallery.

untuk mendapatkan yEd Graph Editor, anda bisa download di link ini Download yEd Graph Editor,
di link tersebut tersedia download untuk Windows (.exe), MacOS X (.dmg), dan Linux (.sh).


Untuk pengguna Ubuntu, dibawah akan ditunjukan cara install yEd Graph Editor di Ubuntu (disini saya menggunakan Ubuntu 14.04 (64 bit)),
pertama download terlebih dahulu file .sh di link yang sudah diberikan diatas.
kemudian buka terminal anda,
gunakan command 
chmod +x /xxx
untuk membuat file menjadi executable, ganti xxx dengan direktori(tempat) dimana anda menyimpan file .sh yang sudah anda download.
saya asumsikan file .sh yang anda download ada di direktori Downloads, sehingga masukan diterminal akan terlihat seperti ini
chmod +x ~/Downloads/yEd-3.14_64-bit_setup.sh
setelah itu gunakan command dibawah untuk memulai proses install
cd /xxx && ./xxx
ganti xxx dengan direktori dimana anda menyimpan file .sh yang sudah anda download.
sehingga kurang lebih akan terlihat seperti dibawah ini
cd ~/Downloads && ./yEd-3.14_64-bit_setup.sh
kemudian apabila semuanya berjalan lancar dan tidak ada error, maka akan muncul jendela install wizard yEd Graph Editor.
setelah itu anda hanya tinggal mengikuti langkah penginstallan aplikasi seperti biasa.

semoga post singkat ini dapat bermanfaat untuk anda yang sedang mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan diagram atau semacamnya.

YED GRAPH EDITOR Aplikasi Untuk Membuat Diagram

Sunday, November 30, 2014

Oduso adalah sebuah web yang menyediakan layanan yang memungkinkan kita install aplikasi, icon, themes, hanya dalam 1 langkah, anda tidak perlu lagi mencari command atau file aplikasi yang anda ingin anda install, namun oduso saat post ini dibuat hanya tersedia untuk Ubuntu (12.04, 14.04) dan elementary OS(Luna, Freya).

sangat banyak aplikasi populer yang disediakan oleh Oduso, menurut saya Oduso cukup dan efektif digunakan untuk anda yang baru saja fresh install Ubuntu atau elementary OS

pada bagian pertama anda dipersilahkan memilih aplikasi yang anda inginkan, bisa anda ketikan sendiri nama aplikasinya atau anda bisa memilih lewat dropdown menu


disini saya ingin install 2 aplikasi yaitu Gparted dan Unetbootin


setelah itu bagian selanjutnya anda dipersilahkan memilih icon yang ingin anda install,
saat post ini dibuat Oduso menyediakan 7 Icon, diantaranya Moka, Numix circle, El Faenza, Numix u touch, Tap, Nitrux, Pacifica, disini saya memilih 1 icon yaitu Moka


setelah Icon, anda bisa memilih Themes yang disediakan oleh Oduso,
Oduso saat ini menyediakan 2 tema yaitu Numix dan Vertex.
disini saya kosongi


bagian terakkhir adalah pilihan lainnya, disini saya kosongi juga

setelah selesai,
klik Generate yang terletak dibagian bawah web,
setelah itu akan muncul command line seperti gambar dibawah

masukkan command tersebut ke terminal anda, tekan Enter dan biarkan proses berjalan,
jika semua berjalan lancar, maka kurang lebih anda akan mendapatkan seperti ini


sangat user friendly, tidak terlihat command line bertebaran di terminal anda,

untuk OS Windows, ada web yang menyediakan layanan serupa dengan Oduso yang bernama Ninite, saya telah menuliskan tentang Ninite di Yeupdate bisa anda lihat dilaman ini Ninite

~$ ODUSO_ Install Lebih dari 1 Aplikasi dalam 1 Langkah [Ubuntu dan elementary OS]

Tuesday, November 4, 2014

yang terjadi pada saya adalah setelah saya menginstall Dropbox di elementary OS, walaupun proses penginstallan kelihatan berjalan lancar, tapi setelah proses selesai tidak muncul indicator dropbox di wingpanel saya, meskipun begitu dropbox tetap berjalan sebagai mana mestinya(berjalan normal), hanya minus indicator pada wingpanel.
untuk beberapa orang, termasuk saya hal ini cukup mengganggu karena walaupun kita bisa melihat apa yang dilakukan dropbox lewat terminal, tapi lebih mudah dan cepat lewat indicator panel tersebut.
Jika anda mengalami masalah yang sama dengan saya, silahkan coba langkah yang akan saya tunjukkan, cara ini berhasil untuk saya


pertama, edit/buat file .xsessionrc
masuk ke home folder terlebih dahulu,
kemudian klik kanan di area kosong lalu klik pada Show Hidden Files sampai ada tanda centang (jika belum) agar anda dapat melihat file yang dihidden, atau juga bisa dengan cara tekan CTRL+H di keyboard anda,
setelah itu cari file .xsessionrc jika ada, buka dengan scratch atau aplikasi edit text lain seperti gedit atau yang lainnya, jika belum ada buat file .xsessionrc dengan cara klik kanan di area kosong lalu pilih Create New File lalu pilih Empty File, lalu ganti nama file kosong tersebut dengan .xsessionrc.
setelah itu buka file .xsessionrc dengan Scratch atau aplikasi edit text lainnya, copy text dibawah ini

export DROPBOX_USE_LIBAPPINDICATOR=1

kemudian paste di file .xsessionrc, lalu save dan close Scratch.

kedua
buka terminal, kemudian masukkan command dibawah ini ke terminal anda

cd 
dropbox stop
rm .dropbox-dist 
rm -R .dropbox-dist 
sudo rm -R /usr/bin/.dropbox-dist/ 
sudo rm -R /var/lib/dropbox/.dropbox-dist 
dropbox start -i

masukkan satu persatu command diatas keterminal anda (line per line).
tidak masalah jika di terminal anda nanti muncul pesan error bahwa gagal menghapus file yang tidak ada (didn't exists).
apabila anda sudah memasukkan semua command diatas, maka dropbox akan melakukan reinstall,
setelah reinstall selesai, silahkan anda logout, pada saat anda login kembali seharusnya indicator Dropbox sudah muncul di wingpanel anda, semoga berhasil.

Memunculkan Indicator Dropbox di Wingpanel elementary OS (Luna)

Sunday, November 2, 2014

NetBeans adalah IDE gratis dan open source, yang mendukung banyak bahasa pemrograman seperti Java, HTML(HTML5), C/C++, PHP, dan lainnya. NetBeans dapat berjalan dibanyak platform diantaranya Windows, Mac OS, dan Linux, apabila anda ingin tahu lebih banyak mengenai NetBeans IDE ini, silahkan kunjungi laman resmi NetBeans disini netbeans.org.

kali ini saya akan menunjukkan cara menginstall NetBeans di Ubuntu dan derivatnya (turunannya), cara ini sudah saya coba di Ubuntu, dan Elementary OS (derivate Ubuntu) dan terbukti berhasil.
berikut screenshot NetBeans 8.0.1 yang berjalan di Elementary OS.


Untuk menginstall NetBeans IDE di Ubuntu dan derivatnya ikuti langkah dibawah.

pertama
download terlebih dahulu installer NetBeans IDE, dari yang saya baca, NetBeans dengan JDK distribution bekerja lebih baik dan lebih cepat,
silahkan download disini NetBeans JDK sesuaikan dengan tipe OS anda (32bit atau 64bit).
atau disni Netbeans Download netbeans standard

kedua
buka terminal anda, kemudian jalankan command dibawah

chmod +x ~/Downloads/intallerNetbeans.sh
pastikan installer Netbeans yang anda download ada di direktori download, kemudian ganti installerNetbeans.sh yang ada di command diatas dengan nama file installer NetBeans yang telah anda download misalkan jdk-8u25-nb-8_0_1-linux-x64.sh. command diatas berfungsi untuk membuat file installer menjadi executable.
kemudian tekan Enter.

ketiga 
jalankan installer dengan memasukkan command dibawah ke terminal anda

cd ~/Downloads && ./intallerNetbeans.sh
ganti installerNetbeans.sh dengan nama file anda, seperti cara kedua.
kemudian tekan Enter.

Setelah anda menjalankan semua langkah diatas tanpa terjadi error, akan muncul install wizard NetBeans, anda tinggal mengikutinya seperti menginstall aplikasi di Windows.

untuk uninstall
jalankan command dibawah

cd ~/DirektoriNetbeans
ganti "DirektoriNetbeans" dengan nama folder yang digunakan Netbeans setelah terinstall
lalu jalankan command dibawah

cd ./uninstall.sh
tekan enter dan window uninstall wizardpun akan muncul

Install NETBEANS IDE di Ubuntu (dan derivatnya)

Monday, October 27, 2014

Apabila pada saat anda booting komputer, masuk ke GRUB dan anda menemukan pilihan "Previous Linux version" seperti gambar dibawah


itu adalah kernel lama yang ditampilkan oleh GRUB, pada versi terbaru dari grub2 yang terinstall diUbuntu akan menampilkan kernel terbaru, dan menyembunyikan kernel-kernel lama atau sebelumnya.
Apabila anda menemukan pilihan ini, sebenarnya tidak masalah jika anda membiarkannya, tapi untuk anda yang ingin menghilangkan pilihan ini, masukkan command dibawah ke terminal anda [cttn: command dibawah ini adalah 1 line command]

sudo apt-get remove --purge $(dpkg -l 'linux-image-*' | sed '/^ii/!d;/'"$(uname -r | sed "s/\(.*\)-\([^0-9]\+\)/\1/")"'/d;s/^[^ ]* [^ ]* \([^ ]*\).*/\1/;/[0-9]/!d')

lalu tekan Enter, dan tunggu prosesnya
kemudian coba restart komputer anda. 

Cara menghilangkan pilihan Previous Linux version di GRUB

Saturday, October 25, 2014

Sekedar info, baru saja ubuntu 14.10 final telah diluncurkan, dan siap untuk digunakan, mungkin anda yang tertarik untuk mengupgrade ubuntu anda?
berikut cara upgrade ubuntu melalui Software Updater Ubuntu, bila setelah anda menjalankan Ubuntu Software Updater anda tidak mendapat notifikasi bahwa ubuntu versi terbaru telah ada.
pertama search Software & Updates



buka Software & Updates

kemudian klik pada tab Updates,
pada bagian Notify me of new Ubuntu version seperti gambar dibawah saya mendapatkan For long-term support versions ini berarti saya akan mendapatkan notifikasi hanya  apabila Ubuntu versi LTS yang terbaru telah ada, 



ganti For long-term support versions dengan For any new versions agar setiap ubuntu final terbaru telah release, maka anda akan mendapatkan notifikasinya


setelah itu jalankan Software Updater, anda akan mendapatkan notifikasi bahwa ubuntu yang lebih baru dari versi Ubuntu yang anda pakai telah ada, dan anda bisa mulai proses upgrade



Cara Upgrade Ubuntu Melalui Software Updater

Saturday, October 18, 2014

Pagi ini dikejutkan dengan tampilan hitam di layar utama google chrome, tidak bisa membuka setting atau browsing apapun.
ceritanya baru masuk ke ubuntu (booting), kemudian saya buka google chrome, dan teryata langsung banyak notifikasi chrome app (misal tweetdeck, keep, dll.) crash dan tidak bekerja, dan juga dengan tampilan utama hitam di google chrome, seperti gambar dibawah ini.



Setelah beberapa lama browsing, ternyata masalahnya terletak pada Adobe flash plugin,
bila anda mengalami kejadian yang sama dengan saya, cara untuk mengatasinya adalah dengan uninstall Adobe flash plugin,
cari di ubuntu software center dengan keyword flash,
kemudian klik Remove pada Adobe flash plugin, seperti gambar dibawah



atau juga bisa melalui terminal dengan memasukkan command dibawah ini


sudo apt-get remove --purge ubuntu-restricted-extras adobe-flashplugin flashplugin-installer 

kemudian tekan enter.

Setelah Adobe flash plugin berhasil di uninstall atau remove, restart komputer anda kemudian coba jalankan kembali google chrome, cara ini berhasil untuk saya.

apabila google chrome bisa kembali berjalan normal tanpa masalah, anda bisa menginstall kembali Adobe flash plugin.

Memperbaiki tampilan utama google chrome hitam (crash) di Ubuntu

Friday, October 17, 2014

Ada beberapa cara untuk merubah default application di ubuntu, disini saya akan menunjukkan 2 cara untuk merubah default application di ubuntu.

Sebagai catatan disini saya menggunakan ubuntu 14.04, mungkin cara yang saya tunjukkan akan sama atau tidak akan berbeda jauh untuk versi ubuntu yang lain.

Cara pertama
Klik menu ubuntu yang ada di pojok kanan atas,
setelah itu pilih About This Computer


atau bisa juga dengan masuk ke System Settings ubuntu, lalu pilih menu Details


kemudian pilih bagian Default Applications,
disini anda bisa merubah default application untuk browser, email, kalender, musik player, video player, dan photo viewer



Cara kedua
Klik kanan pada file yang ingin anda rubah default applicationnya, disini saya klik kanan pada file video
kemudian klik Properties

Klik tab Open With,
pilih(klik pada) aplikasi yang ingin anda jadikan default application,
kemudian klik Set as default


apabila cara ini tidak berhasil, coba anda klik Reset terlebih dahulu yang ada di pojok kiri bawah (di atas pilihan Help), baru kemudian lakukan cara kedua, semoga berhasil.

Cara Merubah Default Application di Ubuntu